Bagaimana Cara Mempersiapkan Lahan Untuk Jagung ?

Apa itu Pengolahan Tanah ?

Pengolahan tanah sendiri dimaksudkan untuk menciptakan kondisi tanah baik bagi pertumbuhan tanaman. Untuk rincinya adalah dengan menyediakan tempat tumbuh bagi bibit tanaman, daerah perakaran yang baik, membenamkan sisa-sisa tanaman, penyediaan nutrisi, memperbaiki drinase dan aerase tanah, serta memberantas gulma. Pengolahan tanah bila dilakukan secara efesiensi dapat menghemat waktu, menekan pengeluaran sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani. (Habiby et al., 2013).

Pengolahan tanah dapat membuat perakaran tanaman mudah menembus tanah untuk menyerap air dan unsur hara dari dalam tanah. Hal ini dikarenakan dalam prosesnya tanah menjadi lebih gembur. Adapun tanah yang tidak diolah akan memadat dan tanaman menjadi sulit menembus tanah yang mengganggu pertumbuhan tanaman (Habiby et al., 2013).

Untuk penanaman budidaya jagung, kondisi lahan haruslah disesuaikan dengan tanaman jagung mulai dari faktor eksternal hingga faktor internal benih tanaman. Adapun prosesnya dimulai dari

1. Pembersihan lahan
2. Pengolahan lahan
3. Pembuatan bedengan
4. Saluran air

Pembersihan lahan bisa dilakukan secara manual menggunakan tangan ataupun dengan herbisida. Akan tetapi penggunaan herbisida sendiri tidak terlalu dianjurkan, karena selain dapat membunuh tanaman yang bermanfaat bagi kita, juga dapat mengganggu kesehatan. Pengolahan tanah bisa dilakukan dengan menggunakan bajak. Pengairan untuk tanaman jagung biasanya menggunakan model alur dengan cara mengalirkan air melalui alur-alur di sepanjang baris tanaman (Syamsia dan Idhan, 2019).

Pada lahan yang biasa ditanami jagung sepanjang musim, untuk pertanaman selanjutnya hanya perlu pengolahan tanah untuk pengendalian gulma dan pengembalian bahan organik yang hilang. Hal ini dikarenakan struktur tanah biasanya telah gembur dan ringan, serta sisa tanaman jagung bisa digunakan kembali sebagai sumber bahan organik tanpa olah tanah dan sistem kompos langsung di lahan. Pemberian bahan organik sebanyak 2 ton/ha dapat meningkatkan ukuran panjang tongkol, jumlah biji per baris pada tongkol, memperbaiki sifat fisik, kimia, biologi tanah.

Oleh karena itu, untuk mempertahankan dan meningkatkan hasil jagung setiap musim tanam perlu diberikan tambahan bahan organik. Pada lahan seperti ini juga sebaiknya tidak dilakukan pengolahan tanah secara intensif karena hanya akan mempercepat proses kehilangan air tanah (Ridwan dan Zubaidah, 2010).

Sumber Referensi :
1. Syamsia dan Idhan, A. 2019. Produksi Benih Jagung Hibrid. Makassar: Penerbit Nas Media Pustaka.
2. Habiby, M.R., Damanik, S. dan Ginting, J. 2013. Pertumbuhan dan Produksi Kacang Tanah (Arachis hypogea L.) pada Beberapa Pengolahan Tanah Inseptisol dan Pemberian Pupuk Kascing. Jurnal Online Agroteknologi, 1(4): 1183-1194.
3. Ridwan, dan Zubaidah, Y. 2010. Sistem Persiapan Lahan dan Pemberian Bahan Organik pada Budidaya Jagung di Lahan Kering. J. Solum Voil, 7(1): 19-26.


1 thought on “Bagaimana Cara Mempersiapkan Lahan Untuk Jagung ?”

Leave a Comment

Your email address will not be published.